“Jika anda konsisten dengan dakwah anda, ratusan bahkan ribuan tahun setelah anda wafat, dengan izin Allah, visi Anda akan menjadi kenyataan. Anda tinggal menikmati pahalanya di akherat nanti.”
Visi adalah tujuan jangka panjang, melintasi batas waktu dan ruang. Setiap usaha yang dilakukan oleh manusia harus didasarkan pada visi hidup yang jelas agar usaha dan pekerjaannya tidak sia-sia.
Visi sebagai sesuatu yang ajaib, karena tanpa visi yang jelas, hidup tidak akan ada artinya. Sebaliknya, dengan visi yang kuat dan jelas, seseorang akan “ hidup ” lebih panjang dari usia hidup yang sebenarnya.
Menjalani hidup di dunia adalah nikmat terbesar yang Allah berikan kepada setiap makhluk dan hanya berlangsung sekali. Ia merupakan kesempatan hanya berlangsung sekali. Ia merupakan kesempatan termahal dan tidak akan ada kesempatan hidup di dunia untuk kedua kalinya setelah kematian. Maka, satu-satunya kesempatan itu harus digunakan sebaik-baiknya agar kelak di akherat kita tidak termasuk golongan orang-orang yang merugi.
Seperti dijelaskan oleh Allah di dalam Al-Qur’an,
“ maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi ( ke dunia ) niscaya kami menjadi orang-orang beriman.” ( Asy- Syu’ara ).
Manusia diberi dua pilihan oleh Allah, yaitu jalan kebaikan dan jasa kesesatan. Untuk menentukan dan memastikan pilihan hidupnya, Allah memberi mereka usia hidup sekitar 60 hingga 70 tahun. Kehidupan yang hanya sebentar akan menjadi sesuatu yang sia-sia bila dijalani sekadarnya saja tanpa arah dan tujuan yang jelas.
Visi ibadah puncak gunung tinggi. Setiap manusia adalah seseorang pendaki yang sedang mendaki puncakgunung itu. Seseorang yang hidup dengan visi yang jelas ibarat pendaki yang telah menambahkan tali sebagai tempat bergantung di puncak gunung itu. Sehingga langkah pendakiannya jelas dan hanya perlu berpegang erat pada tali untuk membantu pendakiannya, serta menginjakkan kaki pada sisi gunung yang bisa untuk diinjak. Bila untuk menginjakkan kaki pada satu sisi dia menemukan kesulitan, dengan mudah dia bisa mencari sisi yang lain dengan tetap bergantung di tali itu hingga menemukan jalan lain untuk sampai ke puncak gunung.
Begitulah visi. Ia adalah tujuan yang akan mengarahkan langkah, perilaku, pikiran dan kenyakinan individu sehingga dia bisa mencapai puncak kesuksesannya di dunia dan di akherat.
Visi dan misi hidup setiap orang berbeda-beda, sehingga langkah yang ditempuh, perilaku, pikiran dan kenyakinannya pun berbeda. Keberagaman visi itu menimbulkan keberagaman profesi, pemikiran, dan sikap antara satu orang dengan lainnya.
You need to be a member of ALIF MUSIC to add comments!
Join ALIF MUSIC